MATERI IPA Kls VI SEMESTER 1 (Ciri-Ciri Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya)

Ciri-Ciri Khusus Makhluk Hidup dengan Lingkungan Hidupnya


Bumi merupakan tempat hidup untuk semua makhluk hidup. Tempat hidup di bumi ini bermacam-macam keadaan lingkungannya. Misalnya, pegunungan, pantai, gurun, dataran rendah, dan lautan. Keadaan lingkungan tempat makhluk hidup dipengaruhi pula oleh adanya siang, malam, dan musim. Hewan dan tumbuhan yang hidup di lingkungan tertentu mempunyai ciri-ciri khusus agar dapat tetap hidup. Apa ciri-ciri khusus tersebut? Untuk memahaminya mari kita pelajari uraian berikut ini.

A Ciri-Ciri Khusus pada Beberapa Jenis Hewan

Gambar 1.1 Ikan dalam akuarium

Jika kamu mengamati ikan hias yang ada dalam akuarium, tutup insangnya bergerak. Mengapa tutup insang bergerak? Tutup insang akan tampak selalu membuka dan menutup pada saat ikan bernapas. Insang merupakan salah satu ciri dari ikan. Ciri lainnya adalah tubuh ikan licin mengandung lendir agar mudah berenang dalam air. Bagaimana dengan hewan-hewan lain. Apakah punya ciri-ciri khusus dalam tubuhnya. Lakukan kegiatan berikut, diskusikan bersama teman-temanmu satu kelompok.

 

Untuk lebih jelas lagi, cobalah pelajari tiap-tiap contoh penyesuaian diri hewan berikut ini.

1. Alat Pendeteksi Benda pada Kelelawar

Gambar 1.2 Kelelawar memancarkan bunyi yang berfrekuensi tinggi

Pernahkah kamu melihat kelelawar? Apakah ciri-ciri khusus yang dimiliki kelelawar? Kelelawar tidur pada siang hari dan mencari makan pada malam hari. Bagaimana kelelawar dapat mencari makanan dalam keadaan gelap?

Kelelawar dapat memancarkan bunyi yang berfrekuensi tinggi melalui mulut atau hidungnya. Bunyi tersebut dipantulkan ke bendabenda, misalnya cabang-cabang pohon atau serangga. Selanjutnya kelelawar akan mendengar gemanya. Dari gema tersebut kelelawar dapat mengetahui letak dan jauh dekatnya makanan atau rintangan-rintangan yang menghalangi terbangnya.

2. Kaki Lengket pada Cecak
Apakah kamu pernah memperhatikan cecak? Mengapa cecak dapat berjalan di dinding ataupun di langitlangit rumah? Kaki cecak tertutup kulit tipis yang memiliki bulu-bulu halus yang banyak. Dengan kaki seperti itu, cecak dapat melekat pada dinding atau langitlangit rumah. Cecak juga mampu memutuskan ekornya untuk mengelabui musuhnya. Ekornya akan tumbuh kembali menjadi lebih lebar dan pendek. Kemampuan cecak seperti ini dinamakan autotomi.

Gambar 1.3 Cecak dapat menempel di dinding Sumber: Seri Anak Pintar: Mamalia 2007

 

3. Punuk pada Punggung Unta yang Mengesankan
Unta dapat hidup di gurun karena unta memiliki bulu mata yang panjang berguna untuk menghalangi cahaya matahari dan untuk menghalangi pasir agar tidak masuk ke mata. Selain itu, unta mampu menutup lubang hidungnya untuk menghindari pasir yang tertiup angin. Kakinya pun panjang supaya badannya jauh dari permukaan tanah yang panas. Pada punggungnya terdapat bagian menggembung berisi lemak yang disebut punuk. Lemak merupakan cadangan makanan sehingga unta dapat bertahan hidup beberapa hari tanpa makan dan minum.
Indonesia termasuk kawasan tropis sehingga banyak jenis hewan dan tumbuhan yang dapat hidup. Hewan-hewan di daerah tropis umumnya berukuran besar. Apakah unta dapat hidup di Indonesia

Gambar 1.4 Unta menyesuaikan diri untuk hidup di gurun.

Sumber: Animal Science, 1995

4. Selaput Renang pada Bebek
Kamu tentu pernah melihat bebek yang sedang berenang di kolam atau empang. Mengapa bebek bisa berenang dengan cepat di air?
Bebek yang sedang berenang tampak meluncur di air dengan cepat. Hal itu disebabkan oleh adanya selaput renang pada kaki bebek. Fungsi selaput renang ini adalah untuk pergerakan di air. Selain memiliki selaput renang, bebek juga memiliki paruh yang bentuknya khusus untuk mencari makan di dalam air dan lumpur. Coba kamu perhatikan bentuk paruh bebek. Paruh bebek bentuknya pipih dan lebar. Pada paruh bebek juga terdapat lempeng saringan yang berfungsi untuk menyaring makanan dari air dan lumpur.

 

Gambar 1.4 Unta menyesuaikan diri untuk hidup di gurun.

Sumber: Animal Science, 1995

4. Daun Telinga Besar pada Gajah
Gajah mempunyai belalai untuk mencari makan. Gajah mempunyai daun telinga yang besar, serta kulit yang tebal dan berkerut. Daun telinga yang besar sering dikibas-kibaskan untuk mengusir hewan kecil yang mengganggunya. Kulitnya yang berkerut berguna untuk memperluas permukaan tubuh, sehingga mudah menghilangkan panas tubuh. Bulu yang tumbuh pada tubuhnya pendek dan tipis, jadi gajah tidak kepanasan.

 

Gambar 1.6 Gajah mempunyai telinga besar dan kulitnya berkerut, Sumber: Dokumentasi

B. Ciri-Ciri Khusus Beberapa Tumbuhan
Selain hewan, tumbuhan juga mempunyai ciri-ciri khusus untuk penyesuaian diri dengan lingkungannya. Untuk mempelajarinya, terlebih dahulu coba lakukan kegiatan berikut ini.

1. Rongga Udara pada Batang dan Akar Teratai
Pernahkah kamu melihat teratai? Di manakah tempat hidup teratai? Coba perhatikan gambar berikut ini. Teratai biasanya hidup terapung di kolam atau danau. Daun teratai lebar dan tipis, sehingga mempermudah penguapan air dari tanaman tersebut dan penyerapan cahaya matahari. Batang dan akar teratai memiliki rongga-rongga udara. Rongga-rongga ini berfungsi membawa oksigen ke batang dan akar sehingga teratai dapat bernapas walaupun batang dan daun akar terendam dalam air. Seperti teratai, eceng gondok pun hidup terapung di kolam atau danau. Bagaimana bentuk daun, batang, dan akarnya? Mengapa eceng gondok tumbuh terapung di air?

 

Gambar 1.7 Daun teratai lebar, Sumber: Dokumentasi

Gambar 1.8 Eceng gondok, Sumber: Dokumentasi

2. Batang Penyimpan Air pada Kaktus
Kaktus hidup di gurun. Kaktus harus mengumpulkan dan menyimpan air sebanyak mungkin pada saat hujan tiba. Kaktus menyimpan air dalam batangnya yang berdaging. Daunnya berbentuk duri atau seperti jarum sehingga permukaannya kecil. Dengan permukaan daun yang kecil kaktus dapat mengurangi penguapan air sehingga tanaman tetap tumbuh.

 

Gambar 1.9 Kaktus daunnya berbentuk duri

3. Nektar Pemikat Serangga pada Kantung Semar
Beberapa tumbuhan tidak dapat membuat makanannya sendiri, tetapi mempunyai cara untuk mendapatkan makanan siap santap dari mana saja. Apakah kamu pernah melihat tumbuhan yang disebut kantung semar? Tumbuhan ini merupakan tumbuhan khas yang ada di daerah rawa-rawa. Daerah ini memiliki kandungan nitrogen yang sedikit sehingga tidak mencukupi kebutuhan tumbuhan yang hidup di sana. Untuk memenuhi kebutuhannya kantung semar sangat bergantung pada serangga sebagai makanannya karena serangga mengandung banyak nitrogen. Bagaimana tumbuhan kantung semar menangkap serangga?
Tumbuhan kantung semar memiliki daun yang berbentuk seperti piala. Dinding daun ini akan mengeluarkan nektar untuk memikat serangga. Serangga yang terpikat oleh nektar akan hinggap pada dinding daun yang licin sehingga tergelincir dan terjatuh ke dalam cairan yang ada di dasar daun. Cairan ini akan menguraikan dan melarutkan serangga yang kemudian akan diserap oleh tubuh kantung semar.

 

Gambar 1.10 Kantung Semar, Sumber: Dokumentasi

4. Bau Bangkai pada Bunga Rafflesia
Apakah kamu pernah mendengar bunga yang berbau busuk seperti bangkai? Tumbuhan ini bernama Rafflesia arnoldi yang merupakan tanaman langka. Bunganya berbau bangkai. Bau bunga ini untuk menarik perhatian lalat. Lalat diperlukan oleh bunga Rafflesia untuk membantu terjadinya penyerbukan.

 

Gambar 1.11 Rafflesia Arnoldi

Tulisan ini dipublikasikan di Materi, Pendidikan dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s